Setelah mempelajari bagian ini, kamu diharapkan dapat:
- Memahami konsep dasar pemrograman menggunakan bahasa Python.
- Memahami penggunaan variabel, input, proses, dan output.
- Menerapkan percabangan sederhana menggunakan if, elif, dan else.
- Menyusun algoritma sederhana dalam bentuk pseudocode.
- Menerjemahkan langkah-langkah algoritma ke dalam program Python.
- Menguji program dan memperhatikan hasil yang ditampilkan.
- Baca penjelasan dan contoh program pada LKS ini.
- Buka Laboratorium Coding yang disediakan guru.
- Ketik atau salin kode contoh ke laboratorium coding.
- Jalankan program dan perhatikan hasilnya.
- Jika ada latihan, ubah program sesuai instruksi yang diberikan.
- Gunakan LKS ini sebagai panduan selama praktik.
Program komputer bekerja berdasarkan instruksi yang kita berikan. Karena itu, penulisan kode harus mengikuti aturan sintaks yang benar.
Python adalah bahasa pemrograman yang memiliki sintaks relatif sederhana sehingga cocok digunakan untuk belajar dasar pemrograman.
Contoh program sederhana:
angka = int(input("Masukkan angka: "))
if angka > 10:
print("Lebih besar dari 10")
elif angka < 10:
print("Lebih kecil dari 10")
else:
print("Sama dengan 10")
input()digunakan untuk menerima masukan.int()mengubah masukan menjadi bilangan bulat.if,elif, danelsedigunakan untuk percabangan.print()digunakan untuk menampilkan hasil.
Program biasanya menerima data, menyimpannya dalam variabel, mengolah data tersebut, kemudian menampilkan hasilnya.
panjang = int(input("Masukkan panjang: "))
lebar = int(input("Masukkan lebar: "))
luas = panjang * lebar
print("Luas =", luas)
- Jalankan program contoh di Laboratorium Coding.
- Masukkan nilai panjang dan lebar yang berbeda.
- Perhatikan perubahan hasil luas.
- Coba ubah program agar menghitung keliling persegi panjang.
harga = int(input("Masukkan harga: "))
jumlah = int(input("Masukkan jumlah: "))
total = harga * jumlah
print("Total harga =", total)
- Jalankan program contoh.
- Masukkan harga dan jumlah barang.
- Perhatikan hasil perhitungan.
- Modifikasi program sehingga dapat menghitung total harga dua jenis barang.
Percabangan digunakan ketika program harus mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.
angka = int(input("Masukkan angka: "))
if angka >= 0:
print("Bilangan positif atau nol")
else:
print("Bilangan negatif")
angka = int(input("Masukkan angka: "))
sisa = angka % 2
if sisa == 0:
print("Bilangan GENAP")
else:
print("Bilangan GANJIL")
- Jalankan kedua program di atas.
- Uji dengan beberapa bilangan yang berbeda.
- Perhatikan bagaimana kondisi menentukan keluaran program.
- Buat program yang menentukan apakah sebuah nilai lulus atau belum lulus dengan batas nilai 75.
Program juga dapat digunakan untuk membandingkan dua nilai.
a = int(input("Masukkan angka pertama: "))
b = int(input("Masukkan angka kedua: "))
if a > b:
print("Nilai terbesar =", a)
else:
print("Nilai terbesar =", b)
Modifikasi program sehingga:
- Program membandingkan tiga nilai.
- Program menampilkan nilai yang paling besar.
- Uji program dengan beberapa kombinasi nilai.
Pseudocode adalah cara menuliskan langkah-langkah algoritma menggunakan bentuk yang mudah dibaca manusia sebelum dibuat menjadi program.
Berikut contoh pseudocode untuk menghitung umur:
PROGRAM
Hitung_Umur
VAR
ts : INTEGER
tl : INTEGER
umur : INTEGER
BEGIN
INPUT(ts)
INPUT(tl)
umur = ts - tl
OUTPUT("Umurmu = ", umur)
END
- PROGRAM — nama program.
- VAR — bagian untuk mendeklarasikan variabel.
- BEGIN — awal langkah-langkah program.
- INPUT — menerima data masukan.
- OUTPUT — menampilkan hasil.
- END — akhir program.
Percabangan juga dapat dituliskan dalam pseudocode. Perhatikan contoh berikut.
PROGRAM
Cek_Kelulusan
VAR
nilai : INTEGER
kkm : 75
BEGIN
INPUT(nilai)
IF (nilai >= kkm)
THEN
OUTPUT("Selamat, kamu LULUS!")
ELSE
OUTPUT("Maaf, kamu harus REMIDI.")
ENDIF
END
Perhatikan bahwa kondisi menentukan bagian program mana yang dijalankan. Jika nilai memenuhi syarat, program menjalankan bagian THEN. Jika tidak, program menjalankan bagian ELSE.
- Buat pseudocode untuk menentukan apakah sebuah bilangan lebih besar dari 10 atau tidak.
- Buat pseudocode untuk menentukan bilangan genap atau ganjil.
- Buat pseudocode untuk membandingkan dua bilangan dan menentukan nilai terbesar.
- Uji pseudocode yang dibuat pada Laboratorium Coding.
Salah satu keterampilan penting dalam pemrograman adalah menerjemahkan algoritma dari bentuk pseudocode menjadi kode Python.
| Pseudocode | Python |
|---|---|
INPUT(nilai) |
nilai = int(input(...)) |
OUTPUT(...) |
print(...) |
IF (kondisi) |
if kondisi: |
ELSE |
else: |
Pilih satu permasalahan sederhana di sekitar kamu, kemudian lakukan langkah berikut:
- Tentukan data yang diperlukan.
- Tentukan proses yang harus dilakukan.
- Tuliskan algoritmanya dalam bentuk pseudocode.
- Ubah pseudocode tersebut menjadi program Python.
- Jalankan program pada Laboratorium Coding.
- Uji dengan beberapa data masukan.
- Program adalah sekumpulan instruksi yang dijalankan komputer.
- Python digunakan untuk menuliskan program dengan sintaks tertentu.
- Variabel dapat digunakan untuk menyimpan data.
- input() digunakan untuk menerima masukan dan print() untuk menampilkan keluaran.
- Percabangan digunakan agar program dapat mengambil keputusan.
- Pseudocode membantu menyusun algoritma sebelum ditulis dalam bahasa pemrograman.
- Program perlu diuji dengan berbagai masukan untuk memastikan hasilnya sesuai.